30 Hafidz Cilik Dikukuhkan di MTsN 7 Solok, Wabup Candra Puji Spirit Generasi Qurani

    30 Hafidz Cilik Dikukuhkan di MTsN 7 Solok, Wabup Candra Puji Spirit Generasi Qurani

    SOLOK -   Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti MTsN 7 Solok Tanjung Balik pada Senin, 13 April 2026, saat digelarnya Wisuda Tahfidz angkatan keempat. Acara yang diawali dengan arak-arakan para wisudawan bersama orang tua ini menjadi simbol nyata dari pencapaian luar biasa para penghafal Al-Qur’an muda di Solok.

    Sebanyak 30 siswa berhasil meraih predikat hafiz dan hafizah, dengan rincian hafalan yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 6 juz. Keberhasilan ini menjadi bukti tak terbantahkan akan konsistensi MTsN 7 Solok dalam membina generasi Qurani di era pendidikan modern yang serba dinamis.

    Dra. Hj. Ifa Yetriani, Kepala MTsN 7 Solok, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Wakil Bupati Solok, jajaran Kementerian Agama, serta seluruh elemen yang telah memberikan dukungan penuh. Beliau menjelaskan bahwa penundaan wisuda tahun ini disebabkan oleh padatnya agenda madrasah di awal semester.

    "Wisuda tahfidz ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Hafalan Al-Qur’an kini menjadi salah satu pertimbangan strategis dalam seleksi masuk perguruan tinggi, " ujar Dra. Hj. Ifa Yetriani.

    Kepala MTsN 7 Solok juga mendorong para wisudawan untuk terus memperdalam hafalan mereka, tidak hanya sebagai pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai upaya membangkitkan semangat keagamaan di lingkungan keluarga dan masyarakat. "Kami berharap tahun depan jumlah peserta wisuda semakin meningkat, " tambahnya, penuh optimisme.

    Lebih lanjut, Dra. Hj. Ifa Yetriani memaparkan rentetan prestasi gemilang MTsN 7 Solok sepanjang tahun pelajaran 2025-2026. Sebut saja, masuknya madrasah ini dalam 10 besar nasional ajang Bric, meraih juara II robotik tingkat Sumatera, juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bahasa Indonesia tingkat nasional di Palembang, serta juara II MSI di Sawahlunto. Saat ini, MTsN 7 Solok diperkuat oleh 24 guru ASN dan PPPK, 4 pegawai, serta 4 tenaga honorer, dengan total siswa mencapai 160 orang.

    Setelah prosesi wisuda yang khidmat, acara dilanjutkan dengan pembukaan Akumantap 7 (Ajang Kompetisi Ukhuwah Madrasah Negeri Tanjung Balik). Ajang ini akan mempertandingkan berbagai cabang lomba antar SD dan sederajat, meliputi tahfidz, story telling, pildacil, solo song, PBB, hingga voli mini, semakin memeriahkan suasana.

    Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT, terutama dapat berkumpul bersama para penghafal Al-Qur’an. Beliau menekankan pentingnya iman dan ilmu sebagai kunci kesuksesan dunia akhirat.

    "Jika ingin sukses dunia dan akhirat, kuncinya ada dua, yakni iman dan ilmu. Anak-anak kita hari ini telah dibekali tiga hal penting, yaitu ilmu agama, ilmu pengetahuan umum, dan akhlak mulia. Dengan bekal ini, InsyaAllah mereka akan menjadi generasi yang unggul dan diridhai Allah, " tuturnya.

    Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas capaian luar biasa para siswa MTsN 7 Solok. Ia menilai program tahfidz dan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah ini berjalan sangat baik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

    "Kami tidak menyangka jumlah wisudawan tahfidz di tingkat Tsanawiyah sebanyak ini. Ini luar biasa. Ditambah lagi kegiatan ekstrakurikuler yang beragam dan berkualitas, tentu akan membuat MTsN 7 Solok semakin diminati, " ungkap Wabup.

    Wakil Bupati Solok juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius kepada para penghafal Al-Qur’an. Wabup Candra menjelaskan bahwa siswa dengan hafalan di atas 10 juz memiliki peluang besar untuk masuk ke perguruan tinggi favorit, bahkan hafalan 30 juz membuka akses lebih luas ke berbagai institusi pendidikan, termasuk sekolah kedinasan.

    "Ini bukti bahwa negara hadir dan memberikan ruang bagi generasi Qurani. Bahkan dalam rekrutmen profesi tertentu, seperti aparat penegak hukum, penghafal Al-Qur’an juga mulai mendapatkan perhatian khusus, " jelasnya, memberikan harapan bagi para penghafal muda.

    Dalam kesempatan yang sama, Wabup Candra memaparkan rencana strategis Pemerintah Kabupaten Solok di bidang pendidikan, termasuk menjadikan SMA 2 Sumbar sebagai sekolah rujukan bagi 20 persen siswa terbaik dari seluruh Kabupaten Solok. Program ini akan dilengkapi dengan pemberian beasiswa, khususnya bagi siswa yang kurang mampu.

    "Bagi siswa yang tidak mampu akan diberikan pembiayaan penuh. Kami ingin memastikan anak-anak terbaik Solok dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, " tegasnya, menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masa depan pendidikan generasi muda.

    Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi membuka rangkaian kegiatan Wisuda Tahfidz dan Akumantap 7 dengan pembacaan basmalah, yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan tamu undangan, menandai dimulainya serangkaian acara yang penuh makna.

    wisuda tahfidz mtsn 7 solok hafalan al-qur'an generasi qurani pendidikan solok prestasi madrasah
    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    AmeliaRiski_JIS Sumbar

    Artikel Sebelumnya

    Bupati Solok: Labelisasi Rumah Bansos Demi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026
    Program Apresiasi Emas 2026: Jasa Raharja Sumbar Ajak Wajib Pajak Padang Patuhi Kewajiban
    30 Hafidz Cilik Dikukuhkan di MTsN 7 Solok, Wabup Candra Puji Spirit Generasi Qurani
    Panglima TNI Hadiri Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H MUI
    Bupati Solok: Labelisasi Rumah Bansos Demi Transparansi dan Akurasi

    Ikuti Kami